RAMAI DIKRITIK, ISTANA JELASKAN ALASAN JOKOWI MENGUNDANG SEDERET INFLUENCER KE IKN



JAKARTA- Baru-baru ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah influencer dan kalangan muda dalam kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini memicu berbagai kritik di masyarakat, tetapi Istana Kepresidenan menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.

Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pengalaman langsung kepada kalangan muda tentang kondisi dan potensi IKN. Jokowi berharap influencer dan kalangan muda bisa merasakan dan menyebarluaskan informasi mengenai keindahan serta pentingnya menjaga lingkungan sekitar IKN. “Beliau (Jokowi) ingin agar para generasi muda ini, baik influencer dan sebagainya, merasakan halusnya jalan tol, pemandangan di sekitarnya dengan hutan-hutan yang masih alami, termasuk dari sisi laut, sehingga kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ujar Yusuf.

Pelibatan kalangan muda dianggap penting karena mereka akan menjadi generasi yang menjaga dan merawat IKN di masa depan. Dengan pengalaman langsung, diharapkan mereka bisa lebih memahami dan mengapresiasi upaya pelestarian lingkungan yang tengah dilakukan. “Mungkin itu salah satu urgensinya kenapa kalangan muda diikutsertakan dalam kunjungan kerja Bapak Presiden ke Ibu Kota Nusantara,” tambah Yusuf.

Selain influencer, kunjungan ini juga melibatkan komunitas motor yang sebelumnya mengajukan permohonan untuk turut serta. Kunjungan tersebut bersamaan dengan peresmian Jembatan Pulau Balang, yang merupakan bagian dari ruas jalan tol baru di IKN. Dengan adanya kesempatan ini, komunitas pemotor diundang untuk melintasi jalan tol sepanjang 15 kilometer menuju jembatan. “Kebetulan hari Minggu lalu beliau meresmikan Jembatan Pulau Balang yang berada di akses tol IKN, maka kita coba atur untuk mengikutsertakan komunitas pemotor bersama Pak Presiden menggunakan sepeda motor,” kata Yusuf.

Istana Kepresidenan berharap bahwa kunjungan ini dapat memberikan dampak positif, terutama dalam hal penyebaran informasi mengenai IKN dan upaya pelestarian lingkungan. Meskipun ada kritik, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk melibatkan generasi muda dalam proses pengembangan dan perlindungan IKN, serta membangun kesadaran tentang pentingnya lingkungan hidup.

Komentar