NUSANTARA COMMAND CENTER ANDALKAN TEKNOLOGI AI & PENGAWASAN OTONOM HADAPI ANCAMAN SERANGAN SIBER



NUSANTARA- Nusantara Command Center memegang peranan krusial dalam mengamankan sidang kabinet dan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan berbagai ancaman siber yang mungkin mengancam keamanan acara tersebut, Nusantara Command Center dilengkapi dengan teknologi mutakhir dan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Ali Berawi, menjelaskan bahwa Nusantara Command Center berfungsi sebagai pusat komando terpadu yang berkoordinasi dengan berbagai instansi strategis. Instansi yang terlibat mencakup TNI/Polri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Perhubungan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Telkom, dan PLN. Kerja sama ini penting untuk menciptakan sistem pengamanan yang terintegrasi dan responsif terhadap potensi ancaman siber.

Teknologi yang digunakan di Nusantara Command Center mencakup Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan analisis data secara real-time serta pengawasan otonom. Teknologi ini dirancang untuk mengidentifikasi dan menangani potensi ancaman siber dengan cepat dan efisien. Dengan adanya AI, Nusantara Command Center dapat melakukan pemantauan dan deteksi yang lebih akurat terhadap serangan siber yang mungkin terjadi.

Dalam beberapa bulan terakhir, terdapat catatan bahwa OIKN menghadapi sekitar 5-10 serangan siber per hari. Direktur Data dan Kecerdasan Buatan OIKN, Adhiguna Mahendra, menjelaskan bahwa BSSN telah banyak membantu dalam memitigasi serangan tersebut. Untuk mengatasi potensi serangan, mekanisme deteksi yang canggih telah diterapkan bersama dengan sistem backup yang kuat untuk memastikan kontinuitas operasional.

Koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Presiden untuk memastikan bahwa semua persiapan operasional berjalan lancar. Hal ini mencakup perencanaan dan mitigasi risiko yang komprehensif untuk acara yang akan dihadiri oleh banyak pejabat dan tamu undangan.

Direktorat Kecerdasan Buatan juga terlibat dalam inspeksi infrastruktur jaringan dan keamanan siber di lokasi-lokasi strategis seperti Istana Negara dan Sumbu Kebangsaan. Simulasi dan uji coba sistem dilakukan secara real-time untuk memastikan bahwa seluruh jaringan komunikasi dan pengamanan berfungsi dengan optimal. Semua langkah ini bertujuan untuk menjaga keamanan acara dan memastikan bahwa perayaan HUT RI berjalan tanpa gangguan.

Komentar