WASKITA HANDLE JALAN AKSES BANDARA VVIP IKN DENGAN READYMIX SEBANYAK 10.729 METER KUBIK



NUSANTARA- PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) kembali menunjukkan komitmen kuat mereka dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan terlibat dalam proyek penyediaan Readymix untuk jalan akses Bandara VVIP.

Proyek yang dimulai pada 11 Maret 2024 ini merupakan bagian integral dari persiapan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pada upacara 17 Agustus 2024 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Vice President of Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan IKN. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 19,91 miliar, WSBP bertanggung jawab atas penyediaan 10.729 meter kubik Readymix yang diproduksi dengan standar mutu tinggi dari Batching Plant Tempadung.

Meskipun menghadapi tantangan jarak sejauh 10 km dari lokasi produksi ke lokasi proyek di Kabupaten Penajam Paser Utara, WSBP memastikan pengiriman tepat waktu dan mutu produk yang terjaga dengan penggunaan teknologi modern seperti truck mixer.

Untuk memenuhi kebutuhan suplai Readymix yang besar, WSBP mengoperasikan dua batching plant di wilayah IKN. Batching Plant WSBP Sepaku, dengan kapasitas produksi 78 meter kubik per jam, menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung proyek-proyek strategis di IKN seperti Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung Kawasan Istana Kepresidenan.

Sementara itu, Batching Plant WSBP Tempadung dengan kapasitas produksi 56 meter kubik per jam turut berperan dalam mendukung infrastruktur seperti Jalan Tol Segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang Seksi 5A.

Dengan dedikasi untuk memberikan kontribusi yang berkelanjutan dalam pembangunan IKN, WSBP tidak hanya menekankan pada kualitas produksi Readymix tetapi juga pada keandalan waktu pengiriman. Ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara yang modern dan berkelanjutan, sesuai dengan misi untuk menjadi pemimpin dalam industri konstruksi di Indonesia.

Komentar